*VISI RASULULLAH untuk generasi abad 21*
Hidup adalah amanah yg kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Begitu pula dengan anak2 kita. Anak kita juga amanah dari Allah, JANGAN lagi kita memberikan amanah itu kepada orang lain.
Jika kita bicara tentang generasi islam, maka yang haaarus menjadi patokan kita adalah generasi yang dibangun oleh Rasulullah. Kita harus memperhatikan betul bagaimana Rasulullah membangun suatu generasi cemerlang yang sebelumnya pernah ada di jazirah Arab, yang di mulai di Mekkah lalu Madinah hingga seterusnya, bahkan di muka bumi. Siapa mereka? Para Khulafaur Rasyidin. Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Al Khattab, Usman bin Afwan, Ali bin Abi Thalib. Mereka semua ini hasil didikan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Lihat, bagaimana Islam mampu menghasilkan pemimpin2 yg luar biasa. Mmbuktikan bahwa orang sekelas Umar bin Khattab yg terkenal dgn masa kejahiliyahannya dulu pun mampu menjadi orang kedua yg mnjadi pemimpin ummat islam setelah Abu Bakar As Shiddiq. Orang sholeh seperti Abu Bakar, bisa menjadi pemimpin hebat, tapi begitu pula dengan Umar.
Ini bukti, bahwa sekelam apapun masa lalu seseorang ia masih punya potensi menjadi orang besar (selama kembali pada Allah dan mmpelajari Al Quran)
Oleh karena nya, setiap keluarga muslim, harus mempunyai visi untuk melahirkan generasi2 islam yang hebat. Jangan hanya menunggu! HADIRKAN pemimpin2 itu..
Lihat ayat2 Al Qur'an yang membahas ttg keluarga muslim :
❤ Al Furqon; 74: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yunin waj-’alna lil-muttaqîna imama.
Artinya, "Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai PENYEJUK hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa". (QS. Al-Furqan: 74).
❤ At Tahrim ;6: : Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At Tahrim 66:6)
❤ At Tsur;21: 52:21. Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
Pertanyaannya, sudahkahh kita memperhatikan betul ayat2 itu? Sudah kah kita mendoakan anak2 kita sebagaimana doa yang trdpat dlm surah al furqon tsb? Maknai lah sebuah doa dalam hati kita. HadirkN betul hati kita saat berdoa kepada Allah.
Perhatikan di dlam al furqon :74 disebutkan "Azwajina" dulu lalu "wa dzurriyatina". Lalu apa maknanya?
Mengapa disebutkan "pasangan" dulu lalu "keturunan"??
Betul, bila jawabannya krna tidak mungkin punya keturunan tanpa pasangan. Itu hanya terjadi pada MARYAM. Namun ia wanita suci..
Yg lebih tepat adalah: sebab untuk membangun suatu senerasi itu harus dimulai Klo dari MENDIDIK PASANGAN..
Oleh karena itulah PARENTING NABAWIYYAH, bukan semata2 bagaimana Cara mendidik anak, tapi lihat --> "parent" artinya orangtua, maknanya adalah mendidik orang tua nya dulu baru bisa mendidik anak..
Salah satu hak anak yg paling penting ialah ; memilih ibu yang sholehah untuk anak2nya.. Mksudnya pilihlah pasangan yg baik pribadi dan agamanya krna kelak ia yg akan melahirkan generasi2 islam yg hebat..
Sebab, tujuan kita tak hanya mampu menghadirkan generasi sperti seperti Khulafaur Rasyidin, tapi juga bagaimana menghadirkan generasi yang mampu mewujudkan terbuktinya hadits Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam ttg kebangkitan Islam.
Sebagaimana hadits nabi, Dari Abu Qubail berkata: Ketika kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu; Konstantinopel atau Rumiyah? Abdullah meminta kotak dengan lingkaran-lingkaran miliknya. Kemudian dia mengeluarkan kitab. Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah? Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel.
(HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)
Semua kita tau, bahwa saat itu, runtuhnya konstantinopel adalah di bawah tangan seorang pemuda bernama Muhammad Al Fatih (atas izin Allah). Semenjak Rasulullah mengatakan hadits trsebut, slalu dlakukan penaklukan2 namun akhirnya ia terbukti semenjak kesultanan Al Fatih.
Yang harus diperhatikan adalah, bagaimana didikan Al Fatih ini sehingga diusia 23 tahun (dlm.hal ini ulama berbeda pendapat namun yg pasti kurang dari 25 tahun) Al Fatih telah mampu menaklukkan konstantinopel yg menjadi kekuatan Romawi trbesar saat itu. Maka, kita harus melihat masa kecilnya. Ia lahir mnjadi anak seorang Raja yang dberi fasilitas sehingga pada awalnya Ayahnya sangat sulit untuk mendidiknya. Oleh karena itu ini menjadi perhatian besar utk para ayah yg terlalu memfasilitasi anak2nya dgn berbagai hal, sebab itu lah yg menghambat kesholehannya kelak.
Ayah AL Fatih, yang seorang raja, memilihkan guru terbaik agar bisa mendidik anaknya. Ia menyerahkan agar anaknya ini dididik oleh Ahmad bin Ismail al Qurani dan Aq Syamsuddin. Lihat, ini tugas besar seorang ayah, memilih kan guru terbaik dengan kurikulum terbaik agar anaknya kelak mampu menjadi orang hebat. Bukan seperti saat ini, orangtua hanya menitipkan anak disekolah tanpa tau kelak anaknya akan diajarkan apa dan nantinya menjadi apa. Maka tidak heran sekarang ini banyak sekali terjadi para orangtua yg taunya hanya menyalahkan sekolah.
Lihat pula, bagaimana peran guru mendidik anak muridnya. Al fatih yang semula susah untuk dididik, harus diberi gertakan tapi itu dilakukan atas izin Sultan Murad II. Sebab ini pula yang dilakukan para Sahabat sejak jaman Nabi Muhammad masih hidup. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam pun berkata, dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu "gantungkan cambuk di rumahmu, kelak itu lah yang akan membuat anak mu beradab".. Dan hasilnya, al Fatih di usia kurang lebih 10 tahun mampu menghafal 30 juz dan menguasai 7 bahasa peradaban, bahkan ia diangkat menjadi Sultan di usia belasan. Ini PR besar untuk negeri ini, kemana cara didikan islam saat ini?
Di saat perang antara Muslimin dan Romawi dbawah pimpinan Muhammad Al Fatih berlangsung, Ia sudah hampir kehabisan akal bagaimana meruntuhkan tembok yang begitu besar itu. Kemana ia pergii? Ia ketuk tenda gurunya, Aq Syamsuddin, ia perhatian gurunya itu laruut dalam sujud panjangnya, mendoakan muridnya. Ini, pelajaran berharga bagaimana posisi murud di hati gurunya. Yang mendoakan murid2nya di sujud panjangnya.
Mari kita perhatikan kualitas kepribadian dan keimanan seorang muda yang dibesarkan dengan islam saat itu. Kita ingin, menjadikan anak2 kita menjadi seperti itu. Maka tidak heran Bila Imam Malik Berkata "Generasi ini tidak akan Pernah bisa baik kecuali dengan cara yang pernah dipakai untuk memperbaiki generasi awal". Jika ingin generasi ini bangkit, maka kita harus kembalikan lagi cara seperti bagaimana Rasulullah dulu mendidik para sahabat atau generasi orang2 sholeh terdahulu. Sebab Roma adalah PR besar utk setiap muslim untuk mewujudkan kebenaran hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kita ingin Vatikan bersyahadat, entah nanti bagaimana caranya. Namun kita jangan hanya menunggu generasi itu muncul, tapi LAHIRKAN, HADIRKAN generasi itu saat ini..
Wallahu a'lam Bisshowab.
TRAINING PARENTING NABAWIYYAH, Materi 1
(Samarinda, 16/5/2015)
tidaklah sama yang buruk dengan yang baik meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu.(Al Ma'idah: 100)
Monday, May 18, 2015
Saturday, April 11, 2015
Happiness is knowing that Ramadhan is coming soon ❤
Teks asli: https://azizarsha.wordpress.com/2012/08/06/nabi-yusuf-dan-bulan-ramadan/
Imam Ibn al-Jawzi dalam kitab ‘Bustan al-Wa’idhin wa Riyad as-Sami’in’ (hal 213-214) mengatakan bahwa ada kemiripan antara nabi Yusuf dengan bulan Ramadhan.
1.) Nabi Yaqub Alaihissalam mempunyai 12 anak dan salah satunya ialah Yusuf. Dari kedua belas orang anaknya Yusuf adalah anak yang paling dicintai dan disayangi oleh nabi Yaqub. Begitu juga halnya dengan bulan Ramadhan. Allah meninggikan kemuliaan bulan Ramadan dibandingkan dengan sebelas bulan yang lain. Di bulan Ramadhan begitu banyak hal yang istimewa terjadi seperti turunnya wahyu pertama, turunnya malam lailatul qadar, perintah menjalankan ibadah puasa.
2.) Ketika saudara2 Yusuf yang pernah mencelakakan beliau dengan memasukkan beliau kedalam sumur, datang ke Mesir utk mmnta bntuan makanan sbab pada saat itu bencana kelaparan sedang melanda mesir dan daerah sekitarnya termasuk daerah tempat nabi Yaqub dan anak2nya tinggal. Ketika itu Yusuf sudah menjadi perdana menteri mesir. Saudara2 Yusuf meminta bantuan bahan makanan kepada perdana menteri Mesir dan mereka tidak menyadari bahwa yang dimintai bantuan adalah Yusuf yang mereka pernah dengki dan celakakan. Yusuf menyadari bahwa yang meminta bantuan ialah saudara saudaranya yang pernah mencelakakan beliau. Akan tetapi beliau tidak dendam dan benci malahan beliau memaafkan dan membantu mereka dengan sebaik baiknya. Seperti diilustrasikan di surat Yusuf ayat ke 92 “Dia (Yusuf) berkata : Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap kamu, mudah mudahan Allah mengampuni kamu, dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang”.
Sama halnya dengan kondisi kita di bulan Ramadhan. Sebelum kita sampai ke bulan Ramadhan kita mengalami defisit amal soleh di karenakan begitu banyaknya godaan maupun cobaan yang kita alami. Ada potensi amal soleh yang tidak didapatkan secara optimal di bulan bulan sebelum Ramadhan. Akan tetapi di bulan Ramadhan kita diberikan kesempatan seluas luasnya oleh Allah untuk menutupi defisit amal soleh tersebut. Karena di bulan Ramadhan Allah melipat gandakan pahala segala ibadah dan amalan soleh. Di bulan Ramadhan ini Allah juga membelenggu setan sehingga hamba hamba Nya akan dengan mudah menjalankan ibadah puasa dan ibadah ibadah yang lainnya.
3.) Nabi Yaqub mengalami kebutaan dikarenakan kedukaannya yang begitu mendalam karena kehilangan Yusuf selama bertahun tahun. Ketika anak2nya kembali dari Mesir dengan membawa baju Yusuf dan kemudian diusapkan baju tersebut ke wajah nabi Yaqub dan seketika penglihatan nabi Yaqub sehat kembali.
Begitu juga dengan kondisi kita sebelum bulan Ramadhan. Begitu banyak godaan yang mengakibatkan kita khilaf dan terjebak dalam dosa. Lentera hati kita mengalami kebutaan sehingga kita tidak tahu dengan jelas kemana arah yang harus kita tuju sebagai hamba Allah.
Di bulan Ramadhan ituah Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai Rabb mendidik kita agar kita bisa menjadi hamba Allah yang bertaqwa dan meraih fitrah kita kembali. Melalui ibadah puasa, sholat tarawih, tilawah Quran, zakat, infaq, sodaqoh kita dibina agar lentera hati kita bisa terang benderang kembali. Jika lentera hati kita terang kembali tentu saja visi kita menjadi jelas sehingga kita tahu arah tujuan yang harus kita tempuh sehingga kita bisa menjadi hamba Allah yang sukses dunia dan akhirat.
Demikianlah, Kecintaan Allah pada bulan Ramadhan sebagaimana layaknya kecintaan Nabi Yaqub kepada Yusuf. Yang mana kesalahan yg pernah dlakukan anak2 Nabi Yaqub, dihapuskan krna begitu cintanya ia kepada Yusuf anaknya.
Begitupula dgn bulan Ramadhan. Bila di luar bulan Ramadhan kita banyak bermaksiat kepada Allah, maka insyaa Allah, Allah berikan penawar serta pengampunan yang seluas2nya di bulan Ramadhan. Allahu Yaa Ghoffar..
Marbahan Ya Ramadhan...
Mari perbanyak taubat dengan taubat yang sebenar-benarnya agar kita memasuki Ramadhan dengan hati yang bersih. 😇😇😇
Friday, April 10, 2015
Fii Hizfillah, Brother ❤
Pagi ini bangun tidur bener-bener dibikin mellow sejak bangun shubuh tadi.
Aku baru tau kalau semalam Haykal balik mondok pagi ini. Flight jam 9.
Subuh tadi ibu tadi nyuruh aku nemanin Haykal ke Bandara, tapi aku gak bisa. Toh aku pikir Haykal sudah besar (badannya sih iya besar tapi umurnya kan masih 15 tahun, hihi). Semalam ibu juga bilang kalau Haykal dsana juga sudah ditunggu temannya. Jadi aku fikir, he should be fine.
Tapi toh akhirnya, Bhagas yang pergi nemanin Haykal ke Bandara.
Ritual sebelum Haykal pergi tadi Shubuh cukup mengharukan sih. Minta izin sama semuanya, dan cium kaki Ibu Bapak. Karena dia nya mulai nangis, alhasil Ibu juga jadi nangis, nenek apalagi. Kalau Bapak sih benar2 nahan airmata. Biasalah, seorang Bapak gak mau menampakkan airmatanya di depan anak-anak. Supaya anaknya kuat :')
Si Amer nangis meronta-ronta. Karena pengen ikut ke Balikpapan.
"Gak boleh adek, adek sekolah.."
"Loh kan bisa izinn..." sambil nangis..
Dan aku?
Hmm.. Sebagai anak perempuan yang sok kuat, aku cuma ngantar sampai pagar, sampai Haykal dan Bhagas masuk ke mobil carteran. Lalu aku balik ke kamar dan perjalanan ke kamar aku naik tangga
dan air mataku tumpah...
Gak ada lagi kaki yang melintang di depan tangga dan kamarku.
Gak ada lagi tubuh besar yang masih asik baring2 belum mandi di pagi hari.
Gak ada lagi piring2 yang gak dibawa turun habis dipakai makan semalam.
Dan kecewa... Karena aku ga bisa nitipin apa2 kali ini. :'(
Sebenarnya dia juga udah sering bolak balik pulang. Tapi entahlah, selalu terharu saat dia akan balik ke Pondok Pesantren. Menimba Ilmu agama. Sehingga kelak mampu memberikan pengetahuan agama kepada kami, yang belum berkesempatan menyantap suka dukanya hidup di pondok.
Dan ketika memasuki waktu Dhuha ini aku buka Instagram, tiba-tiba airmataku mengalir tanpa permisi karena postingan si Bhagas..
Memiliki 3 saudara laki-laki benar-benar karunia Allah dan juga amanat dari Allah yg tak ternilai harganya ❤
Aku baru tau kalau semalam Haykal balik mondok pagi ini. Flight jam 9.
Subuh tadi ibu tadi nyuruh aku nemanin Haykal ke Bandara, tapi aku gak bisa. Toh aku pikir Haykal sudah besar (badannya sih iya besar tapi umurnya kan masih 15 tahun, hihi). Semalam ibu juga bilang kalau Haykal dsana juga sudah ditunggu temannya. Jadi aku fikir, he should be fine.
Tapi toh akhirnya, Bhagas yang pergi nemanin Haykal ke Bandara.
Ritual sebelum Haykal pergi tadi Shubuh cukup mengharukan sih. Minta izin sama semuanya, dan cium kaki Ibu Bapak. Karena dia nya mulai nangis, alhasil Ibu juga jadi nangis, nenek apalagi. Kalau Bapak sih benar2 nahan airmata. Biasalah, seorang Bapak gak mau menampakkan airmatanya di depan anak-anak. Supaya anaknya kuat :')
Si Amer nangis meronta-ronta. Karena pengen ikut ke Balikpapan.
"Gak boleh adek, adek sekolah.."
"Loh kan bisa izinn..." sambil nangis..
Dan aku?
Hmm.. Sebagai anak perempuan yang sok kuat, aku cuma ngantar sampai pagar, sampai Haykal dan Bhagas masuk ke mobil carteran. Lalu aku balik ke kamar dan perjalanan ke kamar aku naik tangga
dan air mataku tumpah...
Gak ada lagi kaki yang melintang di depan tangga dan kamarku.
Gak ada lagi tubuh besar yang masih asik baring2 belum mandi di pagi hari.
Gak ada lagi piring2 yang gak dibawa turun habis dipakai makan semalam.
Dan kecewa... Karena aku ga bisa nitipin apa2 kali ini. :'(
Sebenarnya dia juga udah sering bolak balik pulang. Tapi entahlah, selalu terharu saat dia akan balik ke Pondok Pesantren. Menimba Ilmu agama. Sehingga kelak mampu memberikan pengetahuan agama kepada kami, yang belum berkesempatan menyantap suka dukanya hidup di pondok.
Dan ketika memasuki waktu Dhuha ini aku buka Instagram, tiba-tiba airmataku mengalir tanpa permisi karena postingan si Bhagas..
It's been a long day without you my friend
And I'll tell you all about it when I see you again
We've come a long way from where we began
Oh I'll tell you all about it when I see you again
When I see you again
Damn who knew all the planes we flew
Good things we've been through
That I'll be standing right here
Talking to you about another path I
Know we loved to hit the road and laugh
But something told me that it wouldn't last
Had to switch up look at things different see the bigger picture
Those were the days hard work forever pays now I see you in a better place
How could we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gonna be with me for the last ride
And I'll tell you all about it when I see you again
We've come a long way from where we began
Oh I'll tell you all about it when I see you again
When I see you again
Damn who knew all the planes we flew
Good things we've been through
That I'll be standing right here
Talking to you about another path I
Know we loved to hit the road and laugh
But something told me that it wouldn't last
Had to switch up look at things different see the bigger picture
Those were the days hard work forever pays now I see you in a better place
How could we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gonna be with me for the last ride
Akhir-akhir ini kan lagi booming film Fast and Furious 7 ya...
Fast and Furious mania pasti sudah tau kalau setengah dari Film Fast7 ini pemeran Brian O'Conner gak diperankan Paul Walker (tau sendiri kan ya kenapa) :')
Bahkan di scene2 akhir pun akhirnya film dibuat ngeFresh-back film nya Paul Walker dari Fast1-Fast7 ini. Which is kata Bhagas "Mba kalau nonton pasti nangis."
Iya, aku mah belum nonton. Tunggu ada di ganool aja. Hihi.
Tapi ngebayanginnya aja sudah sedih. Bertahun-tahun Vin Diesel bareng Paul Walker toh akhirnya mereka pisah juga.
Dan kata2 terakhir Toretto itu yang bikin air mata ini tumpah lagi
"Wherever you are, you are always be my Brother"
Itu yang diposting Bhagas di IG dengan fotonya bareng Haykal. Ah, walau mereka dirumah juga jarang ngobrol bareng, tapi aku yakin kami semua punya rasa saling memiliki. Rasa sedih saat harus berpisah. Rasa kehilangan saat ada yang gak ada.
Fii Hizfillah, Haykal... :')
« أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ
"Ku titipkan engkau pada Allah yang takkan hilang titipannya"Memiliki 3 saudara laki-laki benar-benar karunia Allah dan juga amanat dari Allah yg tak ternilai harganya ❤
Wednesday, April 8, 2015
Nikmatnya Bersujud Pada-Mu
"Sujood is the most peaceful position to be in. You put the highest part of your body on the ground. Only for Allah. "
Dalam tubuh manusia, ada anggota tubuh yang tidak mendapat aliran darah yg cukup kecuali seseorang itu berada dalam keadaan sujud. Syaraf di dalam Otak. Mskipun jantung mmiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh, namun qadarallah ia tak cukup kuat utk memompa nya ke bagian otak.
Sehingga hanya dengan sujud lah kebutuhan darah dan oksigen di dalam otak akan terpenuhi..
Sujud adalah salah bentuk ketakwaan dan ketaatan seseorang kepada Allah. Wujud penghambaan bahwa hanya Allah lah satu-satunya zat yg patut disembah.. Sudah banyak pula keutamaan sujud yg diteliti dari segi kesehatan, sehingga aneh rasanya bila ada seorang muslim menolak untuk bersujud (sholat).
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam’, maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir,” (QS. Al-Baqarah: 34).
Jangan sampai ada seorang muslim yg tergolong sbg pengikut iblis atau org munafik, sebab menjauhkan keningnya dari sajadah. Menolak bersujud, tapi menyembah yang lain. Wal'iyadzubillah...
Jangan pernah percaya bila ada seseorang yang enggan bersujud kepada Allah, tapi justru mudah bertekuk lutut dhadapan manusia.
Dalam tubuh manusia, ada anggota tubuh yang tidak mendapat aliran darah yg cukup kecuali seseorang itu berada dalam keadaan sujud. Syaraf di dalam Otak. Mskipun jantung mmiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh, namun qadarallah ia tak cukup kuat utk memompa nya ke bagian otak.
Sehingga hanya dengan sujud lah kebutuhan darah dan oksigen di dalam otak akan terpenuhi..
Sujud adalah salah bentuk ketakwaan dan ketaatan seseorang kepada Allah. Wujud penghambaan bahwa hanya Allah lah satu-satunya zat yg patut disembah.. Sudah banyak pula keutamaan sujud yg diteliti dari segi kesehatan, sehingga aneh rasanya bila ada seorang muslim menolak untuk bersujud (sholat).
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam’, maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir,” (QS. Al-Baqarah: 34).
Jangan sampai ada seorang muslim yg tergolong sbg pengikut iblis atau org munafik, sebab menjauhkan keningnya dari sajadah. Menolak bersujud, tapi menyembah yang lain. Wal'iyadzubillah...
Jangan pernah percaya bila ada seseorang yang enggan bersujud kepada Allah, tapi justru mudah bertekuk lutut dhadapan manusia.
Monday, March 23, 2015
How To Teach A Kid To Memorize The Qur'an (Tips untuk melatih anak menghafal al qur'an)
🌍 BimbinganIslam.com
Sabtu, 1 Jumadil Akhir 1436 H / 21 Maret 2015
📜 Artikel Keluarga
--------------------
NAK, PAKAIKAN AKU JUBAH KEMULIAAN DI SURGA...
Pernahkah anak Anda memenangkan suatu perlombaan?
Bagaimana perasaan Anda sebagai orang tua ketika itu?
Terlebih lagi bila panitia turut memanggil anda dan memberikan penghormatan kepada Anda?
Pasti anda sangat bahagia sekaligus terharu, segala kesulitan dan kepenatan merawat dan mendidik anak seakan terbayar lunas saat itu juga.
Sekarang, bayangkan apabila kebanggaan dan penghargaan itu anda rasakan hari kiamat, saat kebanyakan manusia sangat terhina, dan pemberi penghargaan itu adalah Allah 'Azza Wa Jalla.
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orangtuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran." (Riwayat al-Hakim)
Mengapa Harus Sejak Anak-Anak?
💎Usia emas dalam menghafal Al Qur'an adalah usia 3-4 tahun atau mungkin kurang karena beberapa alasan:
⑴ Pada usia ini anak memiliki kemampuan meniru yang sangat baik, baik dari yang dilihat atau di dengar.
⑵ Belajar dimasa kecil seperti mengukir di atas batu sedangkan belajar di masa tua seperti mengukir di atas air.
⑶ Al Qur'an dapat dilupakan dengan sebab dosa, sedangkan anak-anak belum berdosa sehingga akan mudah menghafal dan juga tidak mudah lupa, biidznillah.
📝 Beberapa Tahapan dan Cara Agar Anak Mudah Menghafal Al Qur'an
🍬Niatkan dan berdoa kepada Allah untuk memiliki anak yang sholih sekaligus penghafal Al Qur'an. Hilangkan niat-niat duniawi seperti untuk berbangga bangga, atau sekedar agar mendapatkan ijazah dan pangkat.
🍬Memulai memperdengarkan bacaan Al Qur'an sejak anak dalam kandungan, baik dengan memperbanyak membaca dengan suara keras atau memperbanyak menyetel kaset murottal, karena banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa janin sangat terpengaruh oleh apa yang ia dengar, terutama dari ibunya.
🍬Masuklah ke dunia anak-anak dan sebisa mungkin menghindari perintah langsung, karena anak belum memiliki kesadaran sendiri. Ajaklah dengan kata-kata yang menariknya untuk menghafal.
🍬Ikutlah bermain bersamanya sambil mentalqinkan alquran.
🍭Sebelum memulai menghafal, buatlah ikatan yang erat antara orang tua dan anak atas dasar kasih sayang, cinta dan pergaulan yang hangat. Sehingga anak pun mencintai menghafal Al Qur'an dan bukan karena takut atau terpaksa.
🍭Memperlakukan anak sesuai tabiatnya, misalnya anak yang menyukai permainan bongkar pasang orang tua dapat menempelkan susunan beberapa ayat pendek pada mainannya dan memintanya mengurutkan ayat, anak yang suka mendengarkan kaset orang tua dapat menyetelkan kaset atau perangkat HP di sampingnya sembari ia bermain, atau anak yang menyukai cerita orang tua dapat memulai hafalan dengan membacakan sebagian kisah yang terkandung dalam surat yang akan dihafal.
🍭Memahami apa yang paling menarik bagi anaknya sehingga bisa mengambil perhatiannya
🍎Membuat waktu-waktu dan tempat khusus untuk menghafal Al Qur'an dan menjauhkan segala hal yang dapat mengganggu suasana hafalan dan membuat jadwal harian yang ditepati bersama-sama, walaupun hanya sebentar.
🍎Memberikan hadiah bagi anak bila ia memiliki kemajuan dan prestasi dalam menghafal, karena anak pada asalnya sangat menyukai hadiah dan bertambah semangat dengan hadiah. Bahkan ini merupaan salah satu ushlub dalam Al Quran. Allah Taala berfirman:
(لِّلَّذِينَ أَحْسَنُواْ الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ) [يونس: 26].
🍎Bagi anak-anak yang sudah lebih besar, berikan sedikit penjelasan tentang ayat yang sedang atau akan dihafal, karena akan memudahkan ia mengingat.
🍍Mengajak anak berlomba baik dengan saudaranya ataupun dengan temannya.
🍍Memberikannya mushaf pribadi untuknya, dan melatihnya untuk menjaga dan menyimpannya dengan baik. Karena anak akan merasa senang dengan barang-barang pribadinya.
🍍Mengulang-ulang hafalan setidaknya 5 kali dan tidak berpindah sampai benar-benar hafal, sehingga tidak mudah lupa.
🍒Menggunakan kemampuan indera anak secara maksimal, baik itu kemampuan auditoris, visual, dan motorik. Dan yang paling berperan dalam hafalan adalah kemampuan visual, karena berperan sebanyak 78% dalam memperkuat hafalan.
🍒Sesekali, bacakan kisah tentang para penghafal belia, seperti Ibnu Abbas, atau Abdullah Ibnu Mas'ud yang dipuji oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam : "Barangsiapa yang ingin membaca Al Qur'an sebagaimana yang Allah turunkan kepada Muhammad maka ambillah bacan Abdullah Ibnu Mas'ud."
🍒Jeli dengan keadaan fisik anak ketika ia sedang tidak bersemangat menghafal.
🍇Jangan langsung menghakimi dengan kata-kata malas, karena mungkin ia sedang sakit atau terlalu lelah
🍇Berlaku lembut pada anak bila ia sedang ada hambatan dalam menghafal, dan tidak menghukum dengan kekerasan.
Sebagaimana sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam yang artinya : "Tidaklah kelembutan itu ada pada sesuatu kecuali akan menghiasnya, dan tidaklah ia dicabut dari suatu perkara kecuali akan merusaknya."
🍇Orang tua harus menyadari keutamaan penghafal Al Qur'an dan orang tua penghafal Al Qur'an, sehingga tidak kendor semangatnya ketika menghadapi kesulitan dalam mendidik anak-anaknya.
🍇Bersikap konsisten, disiplin, sabar, cerdik, sekaligus tegas, sangat diperlukan ketika kita ingin anak kita menghafal Al Qur'an sejak dini.
🍓Dan, satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah doa orang tua yang tulus dari hati kepada Allah yang Maha Pembuka agar anak-anak kita diberi kemudahan menghafal Al Qur'an.
✒ Ummu Shalih hafizhahallāh
___________________________________
⬇ Donasi Pengembangan Dakwah
Group Bimbingan Islam
Bank Mandiri Syariah
No. Rek : 7103000507
A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004
📝 Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:
🌐http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran
Sabtu, 1 Jumadil Akhir 1436 H / 21 Maret 2015
📜 Artikel Keluarga
--------------------
NAK, PAKAIKAN AKU JUBAH KEMULIAAN DI SURGA...
Pernahkah anak Anda memenangkan suatu perlombaan?
Bagaimana perasaan Anda sebagai orang tua ketika itu?
Terlebih lagi bila panitia turut memanggil anda dan memberikan penghormatan kepada Anda?
Pasti anda sangat bahagia sekaligus terharu, segala kesulitan dan kepenatan merawat dan mendidik anak seakan terbayar lunas saat itu juga.
Sekarang, bayangkan apabila kebanggaan dan penghargaan itu anda rasakan hari kiamat, saat kebanyakan manusia sangat terhina, dan pemberi penghargaan itu adalah Allah 'Azza Wa Jalla.
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orangtuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran." (Riwayat al-Hakim)
Mengapa Harus Sejak Anak-Anak?
💎Usia emas dalam menghafal Al Qur'an adalah usia 3-4 tahun atau mungkin kurang karena beberapa alasan:
⑴ Pada usia ini anak memiliki kemampuan meniru yang sangat baik, baik dari yang dilihat atau di dengar.
⑵ Belajar dimasa kecil seperti mengukir di atas batu sedangkan belajar di masa tua seperti mengukir di atas air.
⑶ Al Qur'an dapat dilupakan dengan sebab dosa, sedangkan anak-anak belum berdosa sehingga akan mudah menghafal dan juga tidak mudah lupa, biidznillah.
📝 Beberapa Tahapan dan Cara Agar Anak Mudah Menghafal Al Qur'an
🍬Niatkan dan berdoa kepada Allah untuk memiliki anak yang sholih sekaligus penghafal Al Qur'an. Hilangkan niat-niat duniawi seperti untuk berbangga bangga, atau sekedar agar mendapatkan ijazah dan pangkat.
🍬Memulai memperdengarkan bacaan Al Qur'an sejak anak dalam kandungan, baik dengan memperbanyak membaca dengan suara keras atau memperbanyak menyetel kaset murottal, karena banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa janin sangat terpengaruh oleh apa yang ia dengar, terutama dari ibunya.
🍬Masuklah ke dunia anak-anak dan sebisa mungkin menghindari perintah langsung, karena anak belum memiliki kesadaran sendiri. Ajaklah dengan kata-kata yang menariknya untuk menghafal.
🍬Ikutlah bermain bersamanya sambil mentalqinkan alquran.
🍭Sebelum memulai menghafal, buatlah ikatan yang erat antara orang tua dan anak atas dasar kasih sayang, cinta dan pergaulan yang hangat. Sehingga anak pun mencintai menghafal Al Qur'an dan bukan karena takut atau terpaksa.
🍭Memperlakukan anak sesuai tabiatnya, misalnya anak yang menyukai permainan bongkar pasang orang tua dapat menempelkan susunan beberapa ayat pendek pada mainannya dan memintanya mengurutkan ayat, anak yang suka mendengarkan kaset orang tua dapat menyetelkan kaset atau perangkat HP di sampingnya sembari ia bermain, atau anak yang menyukai cerita orang tua dapat memulai hafalan dengan membacakan sebagian kisah yang terkandung dalam surat yang akan dihafal.
🍭Memahami apa yang paling menarik bagi anaknya sehingga bisa mengambil perhatiannya
🍎Membuat waktu-waktu dan tempat khusus untuk menghafal Al Qur'an dan menjauhkan segala hal yang dapat mengganggu suasana hafalan dan membuat jadwal harian yang ditepati bersama-sama, walaupun hanya sebentar.
🍎Memberikan hadiah bagi anak bila ia memiliki kemajuan dan prestasi dalam menghafal, karena anak pada asalnya sangat menyukai hadiah dan bertambah semangat dengan hadiah. Bahkan ini merupaan salah satu ushlub dalam Al Quran. Allah Taala berfirman:
(لِّلَّذِينَ أَحْسَنُواْ الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ) [يونس: 26].
🍎Bagi anak-anak yang sudah lebih besar, berikan sedikit penjelasan tentang ayat yang sedang atau akan dihafal, karena akan memudahkan ia mengingat.
🍍Mengajak anak berlomba baik dengan saudaranya ataupun dengan temannya.
🍍Memberikannya mushaf pribadi untuknya, dan melatihnya untuk menjaga dan menyimpannya dengan baik. Karena anak akan merasa senang dengan barang-barang pribadinya.
🍍Mengulang-ulang hafalan setidaknya 5 kali dan tidak berpindah sampai benar-benar hafal, sehingga tidak mudah lupa.
🍒Menggunakan kemampuan indera anak secara maksimal, baik itu kemampuan auditoris, visual, dan motorik. Dan yang paling berperan dalam hafalan adalah kemampuan visual, karena berperan sebanyak 78% dalam memperkuat hafalan.
🍒Sesekali, bacakan kisah tentang para penghafal belia, seperti Ibnu Abbas, atau Abdullah Ibnu Mas'ud yang dipuji oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam : "Barangsiapa yang ingin membaca Al Qur'an sebagaimana yang Allah turunkan kepada Muhammad maka ambillah bacan Abdullah Ibnu Mas'ud."
🍒Jeli dengan keadaan fisik anak ketika ia sedang tidak bersemangat menghafal.
🍇Jangan langsung menghakimi dengan kata-kata malas, karena mungkin ia sedang sakit atau terlalu lelah
🍇Berlaku lembut pada anak bila ia sedang ada hambatan dalam menghafal, dan tidak menghukum dengan kekerasan.
Sebagaimana sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam yang artinya : "Tidaklah kelembutan itu ada pada sesuatu kecuali akan menghiasnya, dan tidaklah ia dicabut dari suatu perkara kecuali akan merusaknya."
🍇Orang tua harus menyadari keutamaan penghafal Al Qur'an dan orang tua penghafal Al Qur'an, sehingga tidak kendor semangatnya ketika menghadapi kesulitan dalam mendidik anak-anaknya.
🍇Bersikap konsisten, disiplin, sabar, cerdik, sekaligus tegas, sangat diperlukan ketika kita ingin anak kita menghafal Al Qur'an sejak dini.
🍓Dan, satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah doa orang tua yang tulus dari hati kepada Allah yang Maha Pembuka agar anak-anak kita diberi kemudahan menghafal Al Qur'an.
✒ Ummu Shalih hafizhahallāh
___________________________________
⬇ Donasi Pengembangan Dakwah
Group Bimbingan Islam
Bank Mandiri Syariah
No. Rek : 7103000507
A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004
📝 Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:
🌐http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran
Monday, March 16, 2015
Sabar Dalam Penantian ❤
Suatu hari nanti, kalian semua akan jatuh cinta tanpa dibuat-buat.
.
Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.
.
Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan.
.
Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati, yang membuat kalian sudi menjadi diri kalian sendiri.
.
Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura. Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.
.
Kalian akan jatuh cinta dan berani mempertanggungjawabkannya. Bukan dengan pujian palsu atau rasa kagum sesaat. Tapi dengan tatap mata dan rasa saling percaya dalam ikatan yang diridhoi oleh-Nya.
.
Kelak akan ada waktunya kalian akan jatuh cinta dengan seseorang karena KEIMANANNYA. Bukan lagi karena harta, tahta, atau rupa fisiknya.
.
Yang pastinya akan membuat kalian percaya bahwa memang tidak ada kenikmatan yang lebih membahagiakan selain keimanan seseorang.
.
Sebab yang ia akan dia penuhi bukan lagi kebutuhan duniawi semata, tapi juga akan menggiring bersama-sama ke surgaNya.
.
Suatu waktu nanti akan ada seseorang yang datang, dan membuat kalian jatuh cinta tanpa alasan, yang akan kalian jadikan prioritas, bukan sekedar kalian banggakan di media sosial tapi kalian bohongi di kehidupan nyata.
.
Suatu hari nanti, kalian akan bersama seseorang, yang akan mendengarkan cerita kalian di sisa hidupnya, yang akan membuat kalian paham benar apa itu arti kata sayang, yang membuat kalian tidak sabar untuk menghabiskan hari tua bersama, berdua, tanpa ragu.
Tanpa sempat terpikir untuk berpindah ke lain hati.
Original post by: eyakuya (eyakuyaa.tumblr.com)
.
Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.
.
Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan.
.
Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati, yang membuat kalian sudi menjadi diri kalian sendiri.
.
Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura. Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.
.
Kalian akan jatuh cinta dan berani mempertanggungjawabkannya. Bukan dengan pujian palsu atau rasa kagum sesaat. Tapi dengan tatap mata dan rasa saling percaya dalam ikatan yang diridhoi oleh-Nya.
.
Kelak akan ada waktunya kalian akan jatuh cinta dengan seseorang karena KEIMANANNYA. Bukan lagi karena harta, tahta, atau rupa fisiknya.
.
Yang pastinya akan membuat kalian percaya bahwa memang tidak ada kenikmatan yang lebih membahagiakan selain keimanan seseorang.
.
Sebab yang ia akan dia penuhi bukan lagi kebutuhan duniawi semata, tapi juga akan menggiring bersama-sama ke surgaNya.
.
Suatu waktu nanti akan ada seseorang yang datang, dan membuat kalian jatuh cinta tanpa alasan, yang akan kalian jadikan prioritas, bukan sekedar kalian banggakan di media sosial tapi kalian bohongi di kehidupan nyata.
.
Suatu hari nanti, kalian akan bersama seseorang, yang akan mendengarkan cerita kalian di sisa hidupnya, yang akan membuat kalian paham benar apa itu arti kata sayang, yang membuat kalian tidak sabar untuk menghabiskan hari tua bersama, berdua, tanpa ragu.
Tanpa sempat terpikir untuk berpindah ke lain hati.
Original post by: eyakuya (eyakuyaa.tumblr.com)
Saturday, February 28, 2015
Maafkan Dia Tak Sempurna
Wahai jiwa yang hatinya pernah ia patahkan
Maafkanlah karena ia tak sempurna
Ia hanya lelaki biasa yang sering khilaf karena lisannya
.
Wahai hati yang masih tulus mencintainya
Maafkanlah karena ia tak sempurna
Karena memang mungkin tak semua lelaki bisa setia
.
Wahai raga yang masih menantikan kembali kehadirannya
Maafkanlah karena ia tak sempurna
Naluri lelaki memang terkadang mudah berpaling dari orang yang mencintainya
.
Wahai insan yang masih saja mengulang kata-kata manisnya
Maafkanlah karena ia tak sempurna
Ia bukan Tuhan yang pasti akan menepati janjinya
.
Wahai engkau yang pernah dikhianati cintanya
Merasa dibohongi karenanya
Maafkanlah karena ia tak sempurna
Ia bukan bergelar Al-Amin yang selalu jujur perkataannya
.
Jika kau memang mengharapkan kesempurnaan,
akan ku beri tau bahwa memang bukan dia lah orangnya
.
Berhentilah mencaci kesalahannya,
Karena itu hanya akan menutup hatimu dari kebenaran yang ada
.
Tidak semua yang berpaling karena ia mudah tergoda
Bisa jadi, kau hanya tak sadar bahwa ia menyimpan jenuh dalam dada
.
Berhentilah mengungkit kesalahannya,
Menyalahkan kepergiannya,
Karena telah kau dapat hikmah yang tak ternilai harganya,
.
Memang ia pernah salah, namun kini
Telah ada hati yang tak lelah memaafkannya meski sedalam apa pernah ia lukai hatinya
Telah ada telinga yang tak bosan mendengarkannya meski ia tau kebohongan kadang tercipta
Memang ia pernah salah, namun kini telah ia tinggalkan itu semua
.
Wahai kau yang pernah tersakiti karenanya,
Maafkanlah ia, agar kau pun bahagia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
A placed where my heart is....
Makin hari makin kangen suasana rumah di Samarinda. Cuaca yang gloomy, mendung mendung adem, Sehra bobok, dan sendirian begini bikin hati ma...
-
"Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang ban...
-
Sekali lagi, aku bukan tipe orang yang doyan nonton film. Film apa aja. Mau bagus, mau kurang bagus, mau hambar...yaa biasa aja.. Setiap k...
-
*VISI RASULULLAH untuk generasi abad 21* Hidup adalah amanah yg kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta...



